Tujuan Pendidikan Pancasila

Tujuan Pendidikan Pancasila – 3 Manfaat mempelajari Pendidikan Pancasila. Kisah lahirnya pancasila. Yayasan Pendidikan Pancasila. Tujuan Pendidikan Pancasila. Esensi Nilai-Nilai Pancasila. Pancasila sebagai pilihan bangsa.

1). Untuk siswa. Secara umum untuk memahami dan memperoleh pengetahuan tentang Pancasila dengan baik dan benar, dalam arti : – Hukum Tata Negara – Tujuan Keilmuan. Definisi: (1) Yurisdiksi konstitusional. Mengingat Pancasila sebagai dasar negara yang dijadikan sebagai dasar dan pedoman bagi para penyelenggara negara berdasarkan tatanan hukum yang berlaku. Bahwa setiap langkah dan tindakan penyelenggara negara harus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila yang mencerminkan kepribadian dan budaya bangsa. (2) Tujuan Keilmuan – Tujuan, mengingat Pancasila bukanlah mata pelajaran tertentu, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia. – Ilmiah, karena ilmu harus dibenarkan melalui akal atau logika, berpikir logis berdasarkan teori ilmiah. 2). Bagi Warga Negara Banyak manfaat yang dapat diperoleh masyarakat dengan mempelajari Pendidikan Pancasila. – Mampu mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara. – Menciptakan motivasi untuk memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

Tujuan Pendidikan Pancasila

3 5 2. Kisah Lahirnya Pancasila – Pancasila diyakini sebagai produk budaya Indonesia yang telah menjadi sistem nilai selama berabad-abad. – Pancasila, tidak berasal dari ideologi yang berbeda, meskipun diakui bahwa pembentukan dasar negara Pancasila dihadapkan pada pengaruh ideologi yang berbeda di masa lalu. – Konsep Pancasila. Istilah Pancasila pertama kali ditemukan dalam kitab “SUTASOMA” karangan Mpu Tantular yang ditulis pada zaman Majapahit, pada abad ke-14.

Landasan Dan Tujuan Pendidikan Pancasila Mata Kuliah

6 Dalam buku SUTASOMA, istilah Pancasila diartikan sebagai “Peraturan Kesopanan” yang terdapat 5 (lima) Karma atau Karma Pancasila memuat 5 (lima) larangan, yaitu: 1. Larangan pencurian (pencurian). 2. Dilarang mempermainkan wanita (Madon). 3. Larangan penggunaan opium (zat padat/narkotika). 4. Larangan mabuk minuman beralkohol. 5. larangan perjudian.

7 Sedangkan istilah “Tolong” dalam Pancasila sendiri dapat diartikan sebagai aturan yang melatar belakangi tentang: 1. Perilaku seseorang bangsa. 2. Adat istiadat dan tata krama. 3. Moralitas dan kepribadian. 4. Moralitas manusia.

8 PERJALANAN SEJARAH KELAHIRAN PANCASILA 1. Pada tanggal 7 September 1944, pemerintah Jepang menjanjikan kemerdekaan bangsa Indonesia di masa depan. Perdana Menteri Jepang saat itu adalah Kuniaki Koiso. 2. Pada tanggal 1 Maret 1945, pemerintah Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pertama di Jakarta. Tujuan: Membentuk sistem pemerintahan Indonesia yang mandiri. 3. Pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945, BPUPKI mengadakan rapat pertamanya di Jakarta. isi: merumuskan dasar negara. Hasilnya: menghasilkan tiga rumusan dasar negara. Kata-katanya adalah sebagai berikut: 1). Pada tanggal 29 Mei 1945 formulasi Mr. M. Yamin 2). Pada tanggal 31 Mei 1945, diberikan oleh Prof. dr. Misalkan 3). Pada tanggal 1 Juni 1945, perumusan Ir. SOEKARNO

See also  Contoh Pidato Pendidikan

7 9 HASIL FORMULASI: 1). Pak Formula M. Yamin). Rumusan Prof. Dr. Supomo (1). Kewarganegaraan 1). Rakyat/Nasionalisme (2). Kemanusiaan (2). Keluarga (3). Masyarakat (3). Dewa. (4). Kewarganegaraan (4). Pertimbangan (5). Kesejahteraan Umum (5). Keadilan rakyat 3). Ir. Sukarno Dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945. (1). kewarganegaraan Indonesia (2). Internasionalisme atau kemanusiaan (3). Konsensus atau demokrasi (4). Kesejahteraan sosial (5). Keilahian budaya

Bpip Kemendikbudristek Finalisasi Draf Capain Pembelajaran Dan Alur Tujuan Pembelajaran Pendidikan Pancasila

Dengan tugas : Menyelesaikan pembahasan berdasarkan pembahasan negara merdeka Indonesia dengan jumlah 38 orang yang terdiri dari Komite 9 (sembilan) yang terdiri dari: 1). Ir. Soekarno (Ketua) ). AYAH. A A. ​​Maramis). KH. Abd. Kahar Muzakar 2). Drs. M.Hatta). KH. Wahid Hasyim). H.Agus Salim 7). Abikusno Cokro Soeyoso 8). AYAH. Ahmad Subardjo 9). AYAH. M.Yamin Panitia 9 (sembilan) membuat rumusan dengan istilah Jakarta Charter atau Piagam Jakarta. Hasil perumusan adalah: (1). Iman kepada Allah dengan kewajiban melaksanakan syariat Islam bagi umatnya. (2). Kemanusiaan yang adil dan beradab. (3). satuan Indonesia. (4). Demokrasi berpedoman pada kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. (5). Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan secara penuh, beberapa utusan datang dari Indonesia bagian timur, antara lain: 1). Sam Ratulangi, perwakilan dari Sulawesi. 2). Tajudin Noor dan Ir. Pangeran M. Noor, Perwakilan dari Daerah Kalimantan. 3). Saya Ketut Puja, perwakilan dari NTT. 4). Latuharhari, perwakilan dari Maluku. Tujuan: Perwakilan masing-masing daerah keberatan untuk menyebutkan aturan pertama dalam Piagam Jakarta. 6. 18 Agustus 1945 – Rapat PPKI (Panitia Kemerdekaan Indonesia). Kata-kata dalam Peraturan pertama diubah menjadi “YME Bakti” setelah konsultasi dan kesepakatan. – Akhirnya bersamaan dengan penetapan rancangan amandemen dan pokok-pokok UUD 1945 pada sidang pertama PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara dengan rumusan: 1). Pangeran Agung). Kemanusiaan yang adil dan beradab 3). satuan Indonesia). Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 4). Orang yang berpedoman pada hikmat dalam musyawarah/perwakilan. Diubah dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 1968

See also  Pendidikan Menurut Ki Hajar Dewantara

Dasar Pendidikan Pancasila antara lain adalah: 1). Landasan filosofis 2). Yayasan Kebudayaan 3). Dasar sejarah 4). Penjelasan dasar hukum 1). Landasan filosofis. – Landasan filosofisnya adalah falsafah pancasila yang merupakan bagian dari pendidikan nasional. – Kemudian Pendidikan Pancasila berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 – Pancasila sebagai landasan spiritual dan dasar negara diatur dalam alinea 4 pembukaan UUD 1945. – Pancasila sebagai landasan spiritual dan dasar negara. kondisi berdasarkan: (1). Kemajuan pemerintah negara bagian. (2). Memahami hukum. (3). Mendasari setiap kegiatan operasional dalam suatu negara, termasuk pendidikan nasional, pendidikan pancasila dan semua mata pelajaran pendidikan lainnya

11 13 2). Yayasan Kebudayaan Yayasan Kebudayaan adalah yayasan yang digali dari: (1). Tingginya nilai-nilai budaya bangsa yang telah ada selama berabad-abad di Indonesia seusia dengan peradaban bangsa Indonesia. (2). Sejak Indonesia masih bernama Bumi Nusantara, rumusan Pancasila diambil dari kehidupan nenek moyang kita yang telah menyatu dalam pandangan hidup bangsa Indonesia, misalnya: nilai-nilai Kemanusiaan. Gotong royong Nilai persatuan dan kesatuan Rasa toleransi yang tinggi dalam kehidupan beragama (3). Oleh karena itu nilai-nilai budaya bangsa banyak menjadi faktor yang menentukan lahirnya nilai-nilai spiritual pancasila karena telah dijiwai oleh karakter bangsa.

Paradigma Terbaru Pendidikan Pancasila Untuk Mahasiswa

12 14 3). Landasan sejarah adalah landasan sejarah dalam rangka perjuangan bangsa untuk membebaskan diri dari derita penjajahan selama berabad-abad. Sejak runtuhnya kerajaan Majapahit dan kerajaan-kerajaan lain di Indonesia, bangsa Indonesia hidup dalam: Penindasan – Penindasan kemiskinan – Kebodohan dalam segala aspek kehidupan Dari pengalaman tersebut, bangsa Indonesia berusaha bangkit dan membebaskan diri dari cengkeraman. Kolonial. Rakyat Indonesia masih berjuang untuk mempertahankan kehidupan yang merdeka di negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. 4). Dasar hukum Pasal 31 (1) UD’45 Setiap warga negara berhak atas Undang-Undang Pendidikan No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Kep. Dirjen Dikti No. 43/Dikti/Kep/2006, tentang rambu-rambu pelaks. Kelompok Kursus Pengembangan Kepribadian di PT.

13 16 5. Esensi nilai-nilai pancasila harus dipahami sebagai arti sebenarnya dari setiap pancasila sehingga kita dapat memperoleh gambaran tentang hakikat pancasila yang sebenarnya. 1). Sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam sila pertama ini orang Indonesia mengatakan bahwa: (1) Percaya dan bertakwalah kepada Tuhan Yang Maha Esa. (2). Hormati satu sama lain. (3). Memberi kesempatan dan kebebasan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. (4). Tidak memaksakan kehendak atau keyakinan agama dengan cara apapun 2). Perintah kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab (1). Orang saling menghormati, mengakui, memberikan hak dan kebebasan dalam hak asasi manusia. (2). Tidak mengganggu dan menghormati hak asasi orang lain.

See also  Ayat Alquran Tentang Pendidikan

14 15 4. TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA Tujuan Pendidikan Pancasila adalah menyiapkan peserta didik, calon-calon potensial yang berkualitas, berdedikasi tinggi, dan layak untuk: 1). Menjadi orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT 2). Sehat jasmani dan rohani, berakhlak mulia dan berakhlak mulia 3). Memiliki kepribadian yang mantap, mandiri dan bertanggung jawab sesuai dengan hati nurani. 4). Dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni 5). Mampu mewujudkan kehidupan bangsa yang cerdas dan sejahtera.

15 17 3). Regulasi Ketiga tentang Persatuan Indonesia (1). Mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. (2). Kepentingan masyarakat lebih dari kepentingan kelompok, suku dan individu. 4). Sila kerakyatan keempat berpedoman pada kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. (1). Dengan mengambil keputusan melalui musyawarah dan mufakat merupakan prioritas yang tinggi. (2). Jika perlu, proses pemungutan suara. (3). Tidak ada paksaan dalam bentuk apapun. 5). Peraturan Kelima tentang Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia (1). Menghargai orang lain karena mencapai kesejahteraan setinggi-tingginya sesuai dengan hasil kerja dan usahanya. (2). Tidak merugikan orang lain dalam meningkatkan kesejahteraan.

Jual Buku Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi

16 18 Alasan mendasar diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara adalah: 1). Ideologi pancasila sesuai dan berakar pada nilai-nilai budaya luhur bangsa 2). Pancasila telah mampu mempersatukan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang berbeda-beda namun tetap satu. 3). Dalam situasi kritis multidimensi, Pancasila mampu mengatasi berbagai persoalan bangsa. 4). Dengan menerapkan ideologi Pancasila, telah ditinggikan harkat dan martabat bangsa Indonesia di tengah kehidupan dan peradaban masyarakat dunia.

Agar situs web ini berfungsi, kami memasukkan data pengguna dan membagikannya dengan prosesor. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami.

3 Pancasila adalah falsafah dasar Negara Republik Indonesia yang secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan tercatat dalam Pembukaan UUD 1945. XVIII/MPR/1998

Leave a Comment